4 Pesawat Indonesia Yang Terjatuh di Laut dan Sungai

blogger templates
Laut atau air memang menjadi pilihan utama bagi pilot untuk mendaratkan pesawatnya jika mengalami masalah. Sebab, air dinilai lebih aman untuk mendaratkan pesawat secara darurat ketimbang darat.

Berikut 4 kejadian pesawat jatuh di atas laut dan sungai.

1. Adam Air Menghilang di Laut Majene

Jatuhnya pesawat Adam Air di perairan Majene, Sulawesi Barat, menjadi kecelakaan pesawat yang paling memilukan pada Januari 2007 silam. Bangkai pesawat maupun korban kecelakaan Adam Air menghilang bak ditelan lautan.

Pesawat dengan nomor penerbangan KI-574 itu sedianya akan menuju Manado dari Surabaya. Namun nahas, akibat kesalahan navigasi dan buruknya cuaca membawa Adam Air jatuh tak bersisa di perairan Majene.

2. Merpati Airlines Tenggelam di Teluk Kaimana

Kecelakaan pesawat milik Merpati Airlines semakin menambah jelas momok cuaca yang begitu menakutkan bagi para penerbang. Pada 7 Mei 2011, pesawar Merpati Airlines dengan nomor 8968 mengalami 

3. Lion Air Jatuh di Laut Bali

Pesawat Lion Air dengan kode penerbangan JT 960 mendarat di perairan dekat Bandar Udara Ngurah Rai, Bali, sekitar pukul 15.00 WITA, Sabtu (15/4).

Pesawat nahas jenis Boeing 737-800-NG tersebut mengangkut 95 penumpang dewasa, lima anak-anak, dan satu bayi. Beruntung, tidak ada korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Sejumlah penumpang yang mengalami luka-luka dirawat secara intensif di RSUP Sanglah, Denpasar, dan RS Kasih Ibu, Kedonganan, Kuta.

4. Silk Air Jatuh di Sungai Musi

Pesawat milik maskapai Penerbangan SilkAir bernomor MI-195 jatuh di Sungai Musi, Palembang, Sumsel pada 19 Desember 1997. Pesawat berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Changi Airport sekitar pukul 16.13 WIB. 

Sumber: merdeka

kecelakaan di Teluk Kaimana, Papua Barat akibat hujan deras.

0 Response to "4 Pesawat Indonesia Yang Terjatuh di Laut dan Sungai"

Poskan Komentar